Kemenkeu AS Pertimbangkan Cetak Koin Bergambar Trump

Kemenkeu AS Pertimbangkan Cetak Koin

Rencana Pembuatan Koin Peringatan untuk HUT ke-250 Amerika Serikat

novoteltoulon.com – Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) dikabarkan sedang mempertimbangkan pencetakan koin USD 1 bergambar Presiden Donald Trump di kedua sisinya. Langkah ini disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap mantan presiden tersebut sekaligus memperingati ulang tahun ke-250 berdirinya Amerika Serikat pada tahun 2026.

Mengutip laporan CNBC pada Sabtu (4/10/2025), rancangan awal koin menampilkan wajah Trump dalam profil klasik di satu sisi, di atas tulisan In God We Trust beserta tahun 1776 dan 2026. Sementara itu, sisi sebaliknya memperlihatkan citra Trump dalam pose heroik yang menyerupai momen sesaat setelah ia selamat dari upaya pembunuhan saat kampanye di Pennsylvania tahun 2024.

Baca Juga : “Patrick Kluivert Sesalkan Pemain Abroad Telat Gabung Timnas

Simbolisme dan Makna dari Desain Koin

Pada bagian tepi koin tertulis kata-kata “fight fight fight”, yang terkenal sebagai seruan Trump kepada para pendukungnya setelah insiden tersebut. Kalimat itu kini menjadi simbol semangat juang dan keberaniannya di tengah situasi genting.

U.S. Treasurer Brandon Beach melalui platform X (sebelumnya Twitter) menyatakan bahwa rancangan tersebut benar-benar otentik. “Tidak ada berita palsu di sini. Draft pertama untuk memperingati HUT ke-250 Amerika dan @POTUS ini asli,” tulisnya. Beach juga menambahkan bahwa ia akan membagikan pembaruan lebih lanjut setelah penutupan pemerintahan AS berakhir.

Pernyataan itu mendapat dukungan dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang mengunggah ulang pesan tersebut di akun pribadinya. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait desain final atau kepastian produksi dari koin itu.

Desain Akhir Masih Dalam Tahap Pertimbangan

Seorang juru bicara Departemen Keuangan mengonfirmasi kepada CNBC bahwa desain akhir untuk koin USD 1 peringatan masih dalam proses peninjauan. Ia menekankan bahwa rancangan awal tersebut “mencerminkan semangat abadi bangsa dan demokrasi Amerika, bahkan di tengah berbagai tantangan besar.”

Kementerian berharap dapat mengumumkan keputusan final dalam waktu dekat. United States Mint juga menegaskan bahwa koin peringatan merupakan alat pembayaran yang sah, meskipun tidak akan diedarkan untuk penggunaan umum.

Aturan Hukum Membatasi Gambar Presiden yang Masih Hidup

Meskipun ide koin ini menuai antusiasme publik, terdapat perdebatan hukum yang mengiringinya. Berdasarkan undang-undang federal yang ditandatangani oleh Donald Trump sendiri pada Januari 2021 — hanya seminggu sebelum masa jabatannya berakhir — Menteri Keuangan memang diizinkan untuk mencetak koin USD 1 “dengan desain yang melambangkan peringatan 250 tahun Amerika Serikat.”

Namun, undang-undang yang sama juga secara eksplisit melarang pencantuman potret orang yang masih hidup pada koin peringatan. Dalam ketentuan tersebut tertulis bahwa “tidak ada potret kepala, bahu, atau dada seseorang yang masih hidup boleh dimasukkan dalam desain bagian belakang koin apa pun.”

Subbagian Y dari undang-undang itu, yang secara khusus membahas koin peringatan 250 tahun, turut memperkuat larangan tersebut. Aturan serupa juga ditemukan dalam regulasi resmi lain yang tercantum di situs United States Mint.

Tradisi dan Sejarah di Balik Desain Koin AS

Menurut Federal Reserve Bank of San Francisco, Amerika Serikat memiliki tradisi panjang untuk tidak menampilkan tokoh yang masih hidup di mata uangnya. “Untuk menghindari kesan monarki, sudah menjadi tradisi lama untuk hanya menampilkan potret orang yang telah meninggal dunia,” tulis lembaga tersebut.

Tradisi tersebut bahkan telah diatur secara hukum sejak tahun 1866 melalui Undang-Undang Kongres. Tujuannya adalah menjaga prinsip demokrasi dan mencegah pemujaan terhadap tokoh politik yang masih aktif di pemerintahan.

Dalam sejarahnya, AS memang sering mencetak koin peringatan bagi presiden, pahlawan nasional, dan tokoh sejarah lainnya — tetapi semuanya sudah wafat. Misalnya, koin Abraham Lincoln tahun 1909 dan koin John F. Kennedy tahun 1964 yang menjadi simbol patriotisme.

Polemik dan Tanggapan Publik

Rencana menampilkan wajah Trump di koin resmi memunculkan perdebatan di kalangan publik dan pakar hukum. Sebagian pendukung Trump menganggap ide ini layak sebagai penghargaan atas pengaruh politiknya dan ketahanan yang ia tunjukkan setelah peristiwa penembakan 2024.

Namun, para pengamat kebijakan moneter menilai bahwa langkah tersebut bisa melanggar etika dan tradisi panjang pemerintah AS. Mereka menilai, menampilkan presiden yang masih hidup dapat menimbulkan kesan politisasi simbol negara.

Sementara itu, Departemen Keuangan menolak berkomentar lebih lanjut terkait legalitas rencana tersebut ketika dimintai keterangan oleh CNBC.

Potensi Dampak dan Persepsi Internasional

Jika disetujui, pencetakan koin USD 1 bergambar Trump akan menjadi langkah bersejarah dalam sistem moneter AS. Ini akan menjadi pertama kalinya sosok yang masih hidup diabadikan di koin resmi. Langkah itu bisa menimbulkan perdebatan internasional mengenai netralitas simbol nasional dan kemungkinan efek politik terhadap reputasi AS di mata dunia.

Bagi kolektor, koin ini bisa menjadi barang langka dengan nilai tinggi. Beberapa pakar numismatik memperkirakan bahwa jika produksi terbatas dilakukan, nilainya bisa meningkat pesat di pasar koleksi.

Namun, analis politik memperingatkan bahwa keputusan seperti ini berpotensi memicu polarisasi lebih lanjut di tengah situasi politik domestik yang masih tegang.

Menanti Keputusan Akhir dari Pemerintah AS

Hingga saat ini, Departemen Keuangan masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rancangan koin tersebut. Penetapan desain akhir diperkirakan akan diumumkan setelah masa penutupan pemerintahan berakhir dan pembahasan internal selesai.

Kementerian menegaskan bahwa setiap keputusan akan mengikuti peraturan hukum dan tradisi sejarah yang berlaku. Pemerintah juga berjanji untuk menjaga integritas serta nilai simbolik dari mata uang Amerika Serikat.

Jika rencana ini benar-benar terealisasi, maka koin USD 1 bergambar Donald Trump akan menjadi artefak unik yang menandai perjalanan sejarah dan politik Amerika pada abad ke-21 — antara penghormatan dan kontroversi.

Baca Juga : “Pantang Menyerah, Lansia China Kuliah di Usia 57 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *