Danantara Investasi Pangan dan Kesehatan di Uni Eropa

Danantara Investasi Pangan dan Kesehatan

Peluang Investasi Pasca Kesepakatan IEU-CEPA

novoteltoulon.com – CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, menegaskan rencana investasi di Eropa. Fokus investasi ada pada sektor pangan dan kesehatan. Langkah ini muncul setelah Indonesia dan Uni Eropa menandatangani kesepakatan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Baca Juga : “Sumbang Rp216 T Cukai, Industri Rokok Topang Ekonomi

Kesepakatan ini dianggap membuka pintu lebih luas bagi kerja sama ekonomi strategis. Rosan menyebut peluang itu bukan hanya untuk keuntungan, tetapi juga transfer pengetahuan dan teknologi.

Komitmen Transfer Teknologi ke Indonesia

Rosan menjelaskan bahwa investasi di Eropa menjadi strategi penting. Melalui sektor pangan dan kesehatan, Indonesia dapat menyerap teknologi modern. Teknologi tersebut diharapkan bisa diterapkan di Tanah Air untuk memperkuat ketahanan pangan serta sistem layanan kesehatan.

“Potensi investasi ke Eropa akan membawa teknologi maju ke Indonesia. Fokusnya pada sektor pangan dan healthcare,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Jakarta.

Nilai Investasi Masih Dirahasiakan

Meski rencana sudah jelas, Rosan belum merinci nilai investasi. Ia hanya menyebut jumlahnya signifikan dan pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Sebentar lagi ada pengumumannya. Nilainya cukup besar, tapi sekarang belum bisa saya umumkan,” jelas Rosan.

Investasi pada Perusahaan Pangan Global

Danantara disebut akan menanamkan modal pada salah satu raksasa pangan dunia. Tidak hanya itu, perusahaan global tersebut juga akan masuk ke Indonesia.

Rosan menekankan bahwa strategi ini akan menciptakan hubungan timbal balik. Indonesia bisa memperoleh investasi sekaligus membuka pasar lebih luas bagi mitra Eropa.

Danantara Tambah Saham di Freeport Indonesia

Selain membidik Eropa, Danantara juga mencatat capaian penting di sektor tambang. Rosan mengonfirmasi keberhasilan memperoleh tambahan 12 persen saham PT Freeport Indonesia dari Freeport McMoRan.

Kesepakatan tersebut diperoleh saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. Rosan menyebut saham itu diberikan gratis sehingga tidak membebani keuangan negara.

Freeport Sepakat Bangun Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan

Sebagai bagian dari negosiasi perpanjangan IUPK, Freeport juga menyetujui pembangunan fasilitas publik. Perusahaan tambang itu akan membangun dua universitas dan dua rumah sakit di Papua.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.

Pandangan Ke Depan: Sinergi Global dan Domestik

Rencana Danantara untuk ekspansi ke Uni Eropa memperlihatkan strategi ganda. Di satu sisi, memperkuat jaringan investasi global. Di sisi lain, membuka peluang peningkatan kualitas dalam negeri melalui transfer teknologi dan kolaborasi.

Dengan tambahan saham Freeport serta komitmen pembangunan fasilitas sosial, Danantara menegaskan perannya sebagai lembaga investasi strategis. Fokusnya bukan hanya keuntungan, tetapi juga kontribusi nyata pada pembangunan nasional.

Baca Juga : “Emil Audero Diragukan Bela Timnas di Kualifikasi 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *