Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, menegaskan bahwa negara akan terus hadir untuk membantu penanganan dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pernyataan ini disampaikan saat Muzani meninjau langsung lokasi terdampak di Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (14/12/2025).
Peninjauan Langsung ke Lokasi Terdampak
Ahmad Muzani mendatangi Kompleks Grya Permata 1, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Tujuan kunjungan ini adalah memastikan masyarakat terdampak tidak merasa sendiri dan mendapatkan bantuan negara.
Baca Juga : “3 Pertolongan Pertama saat Gegar Otak, Jangan Panik!“
Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif untuk Pemulihan
Muzani menekankan bahwa pemerintah pusat melalui eksekutif dan legislatif akan bekerja sama dengan masyarakat untuk memulihkan kondisi terdampak bencana. “Kita ingin masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. Negara akan bahu-membahu bersama masyarakat untuk memulihkan kondisi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muzani menyerahkan bantuan berupa dua truk sembako melalui posko logistik bencana Kompleks Grya Permata 1. Bantuan ini menjadi bentuk empati pemerintah dan upaya nyata untuk meringankan beban warga terdampak.
Data Dampak Bencana di Sumatera Barat
Kompleks Grya Permata 1 dihuni 68 kepala keluarga atau 258 jiwa. Dari total rumah terdampak, 10 mengalami kerusakan ringan, sedangkan 55 rumah lainnya rusak sedang. Satu masjid juga terdampak banjir, menambah urgensi penanganan cepat dari pemerintah.
Peran Pemerintah Provinsi dalam Koordinasi
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan dampak bencana, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi. Penanganan darurat mencakup evakuasi, distribusi logistik, hingga pembersihan lingkungan pasca-bencana.
Penyaluran Bantuan di Aceh dan Sumut
Sebelumnya, Ahmad Muzani juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Bantuan terdiri dari 5.000 paket sembako dan obat-obatan yang disalurkan ke Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
Kondisi Masyarakat Terdampak di Aceh
Muzani menyebutkan, dari 27 kecamatan di Aceh Utara, 25 terdampak parah dan dua terdampak ringan. Lebih dari 100 ribu warga mengungsi, sebagian belum tertampung di hunian sementara sehingga menumpang di rumah kerabat, sekolah, atau masjid yang aman dari banjir.
Warga terdampak kehilangan rumah, lahan pertanian, ternak, bahkan anggota keluarga. Kondisi ini mempengaruhi psikologis mereka dan mengurangi semangat hidup. Akses jalan desa, kecamatan, hingga kabupaten juga perlu segera dipulihkan agar distribusi bantuan lancar.
Dukungan untuk Pemulihan Pendidikan dan Kesehatan
Muzani menegaskan pentingnya pemulihan sektor pendidikan. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyalurkan school kit lengkap agar anak-anak terdampak dapat kembali belajar.
Selain itu, BPJS Kesehatan menyediakan layanan gratis bagi warga terdampak, dan BPN menggratiskan layanan sertifikasi tanah. Pemerintah memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal dan akses pendidikan tidak terganggu akibat bencana.
Total Bantuan MPR RI untuk Tiga Provinsi
MPR RI menyalurkan total 15 ribu paket bantuan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar, masing-masing provinsi menerima 5.000 paket. Khusus Aceh, distribusi mencakup 2.000 paket untuk Aceh Utara, 2.000 paket untuk Aceh Tamiang, dan 1.000 paket untuk Aceh Timur.
Komitmen Berkelanjutan Pemerintah
Ahmad Muzani menegaskan kehadiran negara tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Pemerintah berkomitmen mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan rumah sementara menjelang bulan Ramadhan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal.
“Kehadiran negara harus dirasakan masyarakat. Bantuan, pemulihan, dan rekonstruksi akan terus dilakukan sampai warga terdampak bencana benar-benar bangkit,” kata Muzani menutup kunjungannya.
Baca Juga : “Ketua MPR Ahmad Muzani Ajak Bangsa Teguhkan Komitmen Berantas KKN“
